Saya pernah berpikir bahwa menjadi
orang baik cukuplah untuk menjadikan diri ini tak mendapatkan masalah, cukup
untuk mendapatkan orang-orang disekitar kita, cukup untuk mendapatkan hal-ha
yang selalu cukup baik.
Tapi.. ternyata segala sesuatu di
dunia bisa menjadi binasa jika kita tidak hati-hati, kita dapat dimakan oleh
dunia yang cukup lapar akan hal-hal sekecil saya yang tidak tahu bagaimana
harus menjinakkan dunia jika binasa sudah terjadi.
Bagaimana aku harus menghadapi
seseorang yang selalu baik, namun terkadang meninggalkan kekesalan dan
kesedihan?
Bagaimana aku harus menghadapi
seseorang yang terkadang terlihat egois?
Bagaimana aku harus menghadapi seseorang
yang begitu selalu membuat kesedihan dan luka?
Dunia banyak mengajarkan betapa
didunia kau pun harus memiliki sesuatu untuk tetap bertahan berpijak di
keseharianmu, apakah aku yang memang sangat lemah atau bagaimana?
Aku selalu mempersilakan buat mereka, mungkin karena ini mereka selalu
memandangku dibelakang mereka. Aku yang terlalu lemah hingga mereka tidak
memandang tinggi bahkan sama dengan mereka, tapi aku teringat bahwa tak perlu dirimu berpikir
keras bagaiman persepsi orang tentangmu karena yang terpenting adalah nilai
dirimu dimata penciptamu.
Bila bercerita bagaimana
pandangan orang terhadapmu, pasti tidak akan habis kertas didunia ini. Penilaian
orang terhadapmu bisa berubah-ubah tergantung bagaimana sikapmu saat itu,
contohnya saja ditulisan ini begitu beberapa pertanyaan yang sebenarnya menggambarkan
bahwa sikap orang berbeda-beda. Sadar bagaimana sikap orang berbeda-beda setiap
harinya dan yang jadi pertanyaannya adalah bagaimana sikap kita menghadapi saat
orang tersebut bersikap berbeda-beda setiap harinya.
Menjadi hal menarik untuk
mempelajari hal-hal yang harus kita lakukan menghadapi orang-orang disekitar
kita. Bagaimana jawabannya?...... to be continued
Komentar
Posting Komentar